Masker bengkuang memiliki banyak manfaat?
Indonesia merupakan negara beriklim tropis, karena letaknya dilewati oleh garis khatulistiwa menyebabkan Indonesia mendapatkan intensitas matahari yang tinggi. Sinar ultraviolet dan cuaca panas menyebabkan kondisi kulit menjadi kering dan kusam, oleh karena itu kulit membutuhkan perawatan baik dari dalam maupun luar. Perawatan kulit dari dalam adalah dengan mengkonsumsi makanan yang berguna bagi kesehatan kulit wajah, misalnya mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C, D, dan E. Perawatan kulit wajah dari luar dapat dilakukan dengan menggunakan kosmetik yang dioleskan pada permukaan kulit wajah. Kosmetik dapat dibuat dari bahan alam dan sintetik khusus untuk mempercantik, memperbaiki dan mengubah penampilan seseorang. Namun, minat masyarakat saat ini semakin besar untuk kembali menggunakan bahan-bahan alamiah, salah satunya adalah umbi bengkuang. Umbi bengkuang memiliki kandungan Vitamin C yang cukup tinggi yang dapat menghilangkan noda hitam pada kulit. Zat phenolide pada bengkuang cukup efektif menghambat pembentukan melanin, sehingga pigmentasi akibat sinar matahari, hormon, dan bekas jerawat dapat dikurangi, memutihkan kulit, sesuai untuk kulit yang berada di daerah tropis seperti di Indonesia (Masluhiya et al., 2016). Tidak hanya itu, umbi bengkuang bisa digunakan sebagai pelindung matahari dan bahan pemutih kulit untuk kosmetik perawatan, karena umbi bengkuang memiliki banyak senyawa yang bermanfaat untuk perlindungan sinar UV, bersifat antioksidan.  Oleh karena itu, dibuatlah suatu masker alami dari umbi bengkuang yang tidak membutuhkan waktu lama. Pembuatan masker dapat dilakukan dengan:
-Diambil 1 buah umbi bengkuang
-Dikupas kulitnya hingga bersih kemudian dicuci
-Diparut bengkuang
-Diperas airnya tanpa perlu menambahkan air
-Diamkan perasan air bengkuang hingga mengendap (kira-kira 15-20 menit)
-Gunakan endapan air bengkuang sebagai masker
-Oleskan pada kulit wajah, tunggu masker hingga kering lalu dibilas dengan air dingin
          Masker ini sangat cocok digunakan saat siang hari karena cuaca yang panas sehingga dapat mengembalikan kesegaran wajah. Cukup digunakan 2-3 kali seminggu. Bila ingin mendapatkan hasil yang maksimal, bisa ditambahkan dengan campuran bahan alami lainnya.
Referensi: Masluhiya, S., Widodo, S.Widyarti. 2016. Formulasi Masker Alami Berbahan Dasar Bengkoang dan Jintan Hitam Untuk Mengurangi Kerutan Pada Kulit Wajah. Jurnal Care. Vol.4. No.2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEPTIDA DAN PEPTIDAMIMETIC

PHARMACOPHORE

RAPID (Randomized Pharmacophore Identification for Drug Design)