PHARMACOPHORE
PHARMACOPHORE
Farmakofor menurut IUPAC adalah faktor sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan terjadinya interaksi molekuler optimal dengan struktur target biologis spesifik sebagai penginduksi atau penghambat respon biologis (Mannhold et al, 2006).
Kajian Fitur Farmakofor
Tujuan dari penyusunan query farmakofor adalah untuk menjelaskan struktur 3D fiturpirazolo-[3,4-d]- pirimidin menggunakan senyawa turunannya yang penting untuk pengikatan dengan reseptor dengan menghasilkan farmakofor dan untuk mengukur fitur struktur dari Mer yang penting untuk aktivitas biologis dengan melihat residu asam amino yang berperan pada pengikatan. Untuk penyusunan farmakofor menggunakan Pharmacophore Query Editor dan Protein-Ligand Interaction Fingerprint pada Program MOE.Farmakofor hipotetik yang dihasilkan juga akan menjelaskan pengikatan ligan dalam situs pengikatan atau katalitik dari reseptor. Oleh karena itu, digunakan konformasi yang telah dioptimasi yang memiliki struktur paling stabil.
Docking Molekuler
Pendekatan yang digunakan adalah semi rigid, dimana struktur protein dibuat rigid sedangkan ligan fleksibel. Metode pendekatan ini akan memberikan kemungkinan interaksi dalam berbagai konformasi ligan sehingga memungkinkan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Jumlah bentuk konformasi yang memungkinkan sesuai dengan banyaknya ikatan rotatabel yang ada (Patrick 2009). Tahapan prosedur docking terdiri dari tiga langkah, yaitu preparasi ligan, preparasi protein dan simulasi docking
Kajian Docking Molekuler
Sebelum dilakukan docking, molekul target harus dipreparasi terlebih dahulu. Molekul yang telah didownload dari situs rscb ditampilkan pada jendela MOE. Agar tidak mengganggu proses docking, molekul-molekul air sebaiknya dihilangkan sehingga dipastikan yang berantaraksi adalah molekul uji sebagai ligan dan molekul target.
Referensi:
Mannhold R, Kubinyi H dan Folkers G. 2006. Pharmacophore and Pharmacophore Searches. Wiley –VCH, Weinheim, 3.
Tjahyono, D.H dan N.Hamzah. 2013. Studi Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas, Fitur Farmakofor, dan Docking Molekuler Senyawa Turunan Pirazolo-[3,4-d]-pirimidin sebagai Inhibitor Mer Tirosin Kinase. Acta Pharmaceutica Indonesia. Vol. XXXVIII, No. 1.
Pertanyaan:
1.Apa yang dimaksud dengan interaksi ligan?
2.Apa yang dipertimbangkan dalam membuat fitur farmakofor?
3.Jelaskan tahapan docking molekuler?
Farmakofor adalah sekumpulan fitur sterik dan elektronik yang penting untuk menjamin interaksi supramolekular yang optimal dengan struktur target biologis yang spesifik dan untuk memicu atau menghambat respons biologisnya. Farmakofor sebagai dasar untuk mendesain suatu obat baru (IUPAC, 1998).
Tujuan farmakofor:
- Menemukan gugus penting yang berikatan dengan reseptor
- Menemukan posisi relatif dalam ikatan gugus
- Untuk mengetahui konformasi aktif
- Penting untuk mendesain obat
- Penting untuk menemukan obat baru
Farmakofor menurut IUPAC adalah faktor sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan terjadinya interaksi molekuler optimal dengan struktur target biologis spesifik sebagai penginduksi atau penghambat respon biologis (Mannhold et al, 2006).
Kajian Fitur Farmakofor
Tujuan dari penyusunan query farmakofor adalah untuk menjelaskan struktur 3D fiturpirazolo-[3,4-d]- pirimidin menggunakan senyawa turunannya yang penting untuk pengikatan dengan reseptor dengan menghasilkan farmakofor dan untuk mengukur fitur struktur dari Mer yang penting untuk aktivitas biologis dengan melihat residu asam amino yang berperan pada pengikatan. Untuk penyusunan farmakofor menggunakan Pharmacophore Query Editor dan Protein-Ligand Interaction Fingerprint pada Program MOE.Farmakofor hipotetik yang dihasilkan juga akan menjelaskan pengikatan ligan dalam situs pengikatan atau katalitik dari reseptor. Oleh karena itu, digunakan konformasi yang telah dioptimasi yang memiliki struktur paling stabil.
Docking Molekuler
Pendekatan yang digunakan adalah semi rigid, dimana struktur protein dibuat rigid sedangkan ligan fleksibel. Metode pendekatan ini akan memberikan kemungkinan interaksi dalam berbagai konformasi ligan sehingga memungkinkan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Jumlah bentuk konformasi yang memungkinkan sesuai dengan banyaknya ikatan rotatabel yang ada (Patrick 2009). Tahapan prosedur docking terdiri dari tiga langkah, yaitu preparasi ligan, preparasi protein dan simulasi docking
Kajian Docking Molekuler
Sebelum dilakukan docking, molekul target harus dipreparasi terlebih dahulu. Molekul yang telah didownload dari situs rscb ditampilkan pada jendela MOE. Agar tidak mengganggu proses docking, molekul-molekul air sebaiknya dihilangkan sehingga dipastikan yang berantaraksi adalah molekul uji sebagai ligan dan molekul target.
Referensi:
Mannhold R, Kubinyi H dan Folkers G. 2006. Pharmacophore and Pharmacophore Searches. Wiley –VCH, Weinheim, 3.
Tjahyono, D.H dan N.Hamzah. 2013. Studi Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas, Fitur Farmakofor, dan Docking Molekuler Senyawa Turunan Pirazolo-[3,4-d]-pirimidin sebagai Inhibitor Mer Tirosin Kinase. Acta Pharmaceutica Indonesia. Vol. XXXVIII, No. 1.
Pertanyaan:
1.Apa yang dimaksud dengan interaksi ligan?
2.Apa yang dipertimbangkan dalam membuat fitur farmakofor?
3.Jelaskan tahapan docking molekuler?
Artikelnya bagus sekali, sangat menambah wawasan yahh
BalasHapusInteraksi ligan adalah interaksi antara molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi.
BalasHapusLigan adalah molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi. jenis-jenis ligan ialah monodentat, bidentat dan polidentat.
Trima kasih jawabnnya
HapusLigan adalah molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi
BalasHapusTerima kasih jawabannya
HapusHay Putri saya akan menjawab nmor 1
BalasHapusInteraksi ligan adalah interaksi antara molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi.
Ligan adalah molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi. jenis-jenis ligan ialah monodentat, bidentat dan polidentat.
Bearti jika ligan tidak memberi pasangan elektronnya, ligan tidak bisa berinteraksi ya?
Hapus2. Fitur farmakofor dibuat dengan mempertimbangkan model PLIF (Protein Ligand Interaction Features). Sidik jari interaksi protein dengan ligan dibuat dengan menggunakan 4 struktur protein yang diunduh dari situs RSCB PDB. Seluruh struktur kemudian dibuka pada Jendela MOE dan disejajarkan sehingga rantai yang memiliki struktur yang sama yang akan bergerak bersama-sama sebagai satu unit. Dengan cara ini kompleks protein-ligan dapat disejajarkan. File kemudian disimpan sebagai database dan dilakukan analisis PLIF. Fitur farmakofor ditentukan melalui tiga tahapan yaitu membuat database konformasi dengan menggunakan satu set senyawa yang telah dioptimasi, membuat Query pharmacophore dengan memilih titik anotasi berdasarkan pengikatan ligan protein yang hasil analisis PLIF, kemudian penyempurnaan struktur Query yang dapat hit dengan konformasi senyawasenyawa aktif.
BalasHapusBearti penentuannya menggunakan suatu aplikasi?
Hapus. Fitur farmakofor dibuat dengan mempertimbangkan model PLIF (Protein Ligand Interaction Features). Sidik jari interaksi protein dengan ligan dibuat dengan menggunakan 4 struktur protein yang diunduh dari situs RSCB PDB. Seluruh struktur kemudian dibuka pada Jendela MOE dan disejajarkan sehingga rantai yang memiliki struktur yang sama yang akan bergerak bersama-sama sebagai satu unit. Dengan cara ini kompleks protein-ligan dapat disejajarkan. File kemudian disimpan sebagai database dan dilakukan analisis PLIF. Fitur farmakofor ditentukan melalui tiga tahapan yaitu membuat database konformasi dengan menggunakan satu set senyawa yang telah dioptimasi, membuat Query pharmacophore dengan memilih titik anotasi berdasarkan pengikatan ligan protein yang hasil analisis PLIF, kemudian penyempurnaan struktur Query yang dapat hit dengan konformasi senyawasenyawa aktif.
BalasHapusBaiklah atas jawabnnya trima kasih
HapusInteraksi ligan adalah interaksi antara molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi.
BalasHapusLigan adalah molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi. jenis-jenis ligan ialah monodentat, bidentat dan polidentat.
Oke lexsa, terima kasih jawabannya
Hapushay putri saya akan mencoba menjwab nmr 1 Interaksi ligan adalah interaksi antara molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi.
BalasHapusHallo Putri.
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat. Terimakasih
BalasHapusInteraksi ligan adalah interaksi antara molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi.
Ligan adalah molekul sederhana yang dalam senyawa kompleks bertindak sebagai donor pasangan elektron (basa Lewis). ligan akan memberikan pasangan elektronnya kepada atom pusat yang menyediakan orbital kosong. interaksi antara ligan dan atom pusat menghasilkan ikatan koordinasi. jenis-jenis ligan ialah monodentat, bidentat dan polidentat.
Terima kasih jawabannya
HapusArtikel yg sgt bermanfaat. termakasih :)
BalasHapushy putriartikel anda sangat membantu saya
BalasHapusterimakasih
Haii putri, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
BalasHapusTerimaksih yaa