ARTHEROSCLEROSIS AND ANTIHYPERLIPIDEMIC AGENT
Hiperlipidemia?
Hiperlipidemia,
hiperlipoproteinemia, dyslipidemia adalah kenaikkan tingkat atau abnormalitas
lipid dan / atau lipoprotein dalam darah.
Antihiperlipidemia?
Antihiperlipidemia
adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar lipid plasma
(Gunawan, 2007).
Obat-obat yang menurunkan kadar
lipoprotein serum:
1.Niasin ( Asam nikotinat )
2.Fibrat-klofibrat dan
gemfibrozil
3.Resin pengikat asam empedu :
kolestiramin dan kolestipol
4.Probukol
5.Inhibitor HMG-CoA reduktase :
lovastatin, pravastatin, simvastatin dan fluvastatin
Artherosclerosis?
Artherosclerosis
merupakan keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian
dalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria. Bila
penyempitan terjadi pada pembuluh darah jantung dapat menyebabkan Penyakit
Jantung Koroner. Pembuluh darah koroner yang menderita artherosklerosis selain
menjadi tidak elastis, juga mengalami penyempitan sehingga tahanan aliran darah
dalam pembuluh koroner juga naik. Naiknya tekanan sistolik karena pembuluh
darah tidak elastis serta naiknya tekanan diastolik akibat penyempitan pembuluh
darah disebut juga tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Kaitan
Hiperlipidemia dengan Metabolisme Lemak dan Karbohidrat dengan Terjadinya
Artherosclerosis?
Mekanisme Biofisiologis
Tingkat kehidupan
yang membaik ternyata berpengaruh terhadap pola kebiasaan hidup dan pola
makanan seseorang. Selanjutnya pola hidup akan meningkatkan konsumsi gula dan
lemak jenuh. Konsumsi lemak jenuh dan gula tinggi akan meningkatkan kadar
kolesterol dan trigliserida dalam darah yang kemudian berdampak pada terjadinya
artherosclerosis. Kolesterol dibawa oleh beberapa lipoprotein yang
diklasifikasikan menurut densitasnya. Lipoprotein dalam urutan densitasnya yang
meningkat adalah chylomicron, Very Low Density Lipoprotein (VLDL), Low Density
Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL). Kolesterol dalam jumlah
besar terdapat dalam lipoprotein LDL atau membawa hampir 2/3 kolesterol.
Lipoprotein sebagai alat angkut lipida bersirkulasi dalam tubuh dan dibawa ke
sel-sel otot, lemak dan sel-sel lain begitu juga pada trigliserida dalam aliran
darah dipecah menjadi gliserol dan asam lemak bebas oleh enzim lipoprotein
lipase yang berada pada sel-sel endotel kapiler. Reseptor LDL oleh reseptor
yang ada di dalam hati akan mengeluarkan LDL dari sirkulasi. Pembentukan LDL
oleh reseptor LDL ini penting dalam pengontrolan kolesterol darah. Di samping
itu dalam pembuluh darah terdapat sel-sel perusak yang dapat merusak LDL, yaitu
melalui jalur sel-sel perusak yang dpat merusak LDL. Melalui jalur ini
(scavenger pathway), molekul LDL dioksidasi, sehingga tidak dapat masuk kembali
ke dalam aliran darah. Kolesterol yang banyak terdapat dalam LDL akan menumpuk
pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Plak akan bercampur dengan
protein dan ditutupi oleh sel-sel otot dan kalsium yang akhirnya berkembang
menjadi artherosclerosis. (Moehyi, 1998).
Referensi:
Gunawan, G. 2007. Farmakologi dan Terapi Edisi 7. Jakarta: UI Press.
Moehyi, S. 1988. Pengaturan Makanan dan Diit Untuk Penyembuhan Penyakit. Jakarta: PT Gramedia.
Pertanyaan:
1.Bagaimana mekanisme kerja obat antihiperlipidemia?
2.Faktor risiko utama apa yang menyebabkan arterosklerosis?
3.Sebutkan klasifikasi hiperlipidemia?
Artikelnya bagus sekali putri, jadi bagaimana mencegah penyakit tsb?
BalasHapusMencegah penyakit arterosklerosis dan hiperlipidemia yaitu dengan mengatur pola makan dan asupan makanan yang masuk tidak disarankan banyak mengandung kadar lemak
HapusHay putri saya coba jawab pertanyaan nomor 2 ya
BalasHapusArtherosclerosis merupakan keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian dalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria.
Terima kasih tanggapannya
Hapushaloo putri, artikelnya bagus nih dan mudah dipahami..
BalasHapusohiya, sebenarnya hubungan antara atherosklerosis dan hiperlipidemia itu apa yaa?
Hubungan antara hiperlipidemia dengan atherosklerosis yaitu dalam pola makan yg tidak terjaga kadar lemak yang masuk, membuat kadar lemak dalam darah menumpuk menyebabkan hiperlipidemia yang nantinya penumpukan lemak ini akan menyumbat dinding aliran darah yang disebut dengan artherosklerosis
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusFaktor Risiko Utama Artherosclerosis
BalasHapusa. Kelompok faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah artherosclerosis
1. Usia (bertambah usia, risiko menjadi semakin tinggi)
2. Riwayat adanya penyakit dalam keluarga (genetik)
3. Pola perilaku dan kepribadian seseorang
4. Jenis kelamin
b. Kelompok faktor yang mengawali terjadinya artherosclerosis
1. Hiperlipoproteinemia
2. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
3. Obesitas
4. Diabetes Melitus
c. Kelompok faktor yang bersumber pada lingkungan dan perilaku
1. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh, kolesterol dan sukrosa
2. Kehidupan yang mudah dan santai
3. Merokok berlebihan
4. Minum kopi atau teh berlebihan
Terima kasih atas jawabannya
Hapusno 2: Peningkatan kadar kolesterol darah , hipertensi, obesitas, merokok, kurang aktivitas
BalasHapusHay putri saya coba jawab pertanyaan nomor 2 ya
BalasHapusArtherosclerosis merupakan keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian dalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria.
Tetapi yg saya maksud itu faktor risiko utama penyebab aterosklerosis
Hapus3. Klasifikasi
BalasHapusa.Hiperlipidemia tipe I
b.Hiperlipidemia tipe II: Tipe IIa dan IIb
c.Hiperlipidemia tipe III
d.Hiperlipidemia tipe IV
e.Hiperlipidemia tipe V
Trima kasih atas jawabannya
HapusHay putri saya coba jawab pertanyaan nomor 2 ya
BalasHapusArtherosclerosis merupakan keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian dalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria.
Hay putri saya coba jawab pertanyaan nomor 2 ya
BalasHapusArtherosclerosis merupakan keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian dalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria.
hay putri saya akan mencoba menjwab pertanyaan nmor 2
BalasHapusFactor resiko
Yang mutlak
« Usia
« Jenis Kelamin
« Riwayat keluarga
Factor dinamis
· Peningkatan lipid
· Hipertensi
· Merokok
· DM
· Obesitas
· Gaya hidup
· Stress
· Tipe kepribadian
Trima kasih jawabnnya
HapusBaiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 2 yaitu Peningkatan kadar kolesterol darah , hipertensi, obesitas, merokok, kurang aktivitas
BalasHapusHallo Putri.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan nomor 1.
Misalnya pada obat Niasin atau Asam Nikotinat (Vitamin B7).
Mekanisme kerjanya yaitu dengan menghambat lipolisis trigiliserida menjadi asam lemak bebas. Di hati, asam lemak bebas digunakan sebagai bahan sintesis trigliserida yang selanjutnya senyawa ini diperlukan untuk sintesis VLDL. VLDL selanjutnya digunakan untuk sintesis LDL. Dengan demikian obat ini dapat menurunkan kadar trigiliserida (dalam VLDL) dan kolesterol (dalam VLDL dan LDL).
Apakah golongan ini hanya tertuju pada vldl saja?
HapusHai putri saya akan coba bantu jawab no 3
BalasHapusYaitu hiperlpedemia primer dan sekunder
Hai putri saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 1
BalasHapussalah satu golongan obat antihiperlipidemia adalah Niasin atau Asam Nikotinat (vitamin B7)
Obat ini mempunyai kemampuan menurunkan lipid yang luas, tetapi penggunaan dalam klinik terbatas karena efek samping yang tidak menyanangkan.
Mekanisme kerja : menghambat lipolisis trigiliserida menjadi asam lemak bebas. Di hati, asam lemak bebas digunakan sebagai bahan sintesis trigliserida yang selanjutnya senyawa ini diperlukan untuk sintesis VLDL. VLDL selanjutnya digunakan untuk sintesis LDL. Dengan demikian obat ini dapat menurunkan kadar trigiliserida (dalam VLDL) dan kolesterol (dalam VLDL dan LDL).
terimakasih
hy putri saya sangat mendukung kegiatan menulis anda..
BalasHapushy putriartikel anda sangat membantu saya
BalasHapusterimakasih
BalasHapusDM
obesitas
terlalu bnyak makan,makanan berlemak
Haii putri, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
BalasHapusTerimaksih yaa